Tuesday, November 29, 2011

It is so weird!

I dont know about it surely..

hmm… Hari ini, saat aku mencoba untuk tidak meyakini pikiran negatifku, aku justru dihadapkan pada sebuah bukti (lagi). Dan dengan adanya hal itu (dimana dia terjebak dalam masa testing-ku),  masihkah aku memiliki toleransi lebih untuk itu?



Mungkin hingga akhir tahun ini, aku akan lebih tertutup kepada mereka. Aku akan lebih mempercayai orang yang bahkan melihatnya pun belum. Dari fb, tweeter, dan YM. Aku akan meminta pendapat kepada mereka, menceritakan peristiwa konyol hari ini kepada mereka, dan meminta mereka untuk membimbingku menyelesaikan tugas sekolahku. Apakah sebegitukah terluka perasaanku hingga aku bertekad seperti ini kepada mereka?

Mereka tidak menginginkan hal itu terjadi terhadap mereka, tapi mereka melakukan itu hinga telah membuat hal itu terjadi kepadaku. Karena mereka. Ya! karena mereka. Masih haruskah aku memiliki toleransi lebih?
I think it is ENOUGH TOLERANCE!! I just believe with my family and my maya friends..:’)

Monday, November 28, 2011

I’m not surely about it!

Well, i’m still wake up now. The clock is show 1:52 AM. I already watched Drama Korea “You’re Beautifull”. Lonely, because my friends were slept. It is okay for me. When i realized that i must do my job, i turned off my friend’s laptop. Before it i look the recent document file. I know that may be i make mistake. Hmm, but it is because i need to know how far the job of my friend. I dont have idea to stolen their idea or concept. I don’t want to be like they that have been stolen my Lastest task and presentation concept. Yeah, i don’t make my friends feel the same feeling like me. May be they are not realized had used my idea. May be they are forget that i had say the concept. * I just trying to positiv thinking*. Are there have a matter with me, huh?? :(

Concept of Modul to Trainning IT for Librarian

Annyeonghaseyo..
Last Saturday I get a job from my big Boss. There is to make a modul about digital colection and multimedia colection. And lets check it out about my concept ! (:
1. Pengelolaan Koleksi Digital
  • Pengertian Koleksi Digital
  • Pentingnya Koleksi Digital
  • Jenis-jenis Koleksi Digital
    • Pengertian masing-masing jenis
  • Proses Digitalisasi
    • Kapan melakukan proses digitalisasi?
    • Akuisisi Karya Digital Asli
    • Akses ke Sumber Eksternal
    • How to make digital colection (before that, it will explain to about needed software)
    • Editing (convert file)
    • etc (i dont have any idea ):  )
  • Pengembangan Koleksi Digital
  • Pentingnya Preservasi dan Macam-macamnya
2. Pengelolaan Koleksi Multimedia
  • Pengertian Koleksi Multimedia
  • Pentingnya Koleksi Multimedia
  • jenis-jenis Koleksi Multimedia
  • Standarisasi File
  • Editing
    • image w/ Ms Office Picture Manager, Paint, ACDSee, Photoscape, *any sugestion?*
    • audio w/ video converter
    • video w/ movie maker

Just still the way. I hope i get any sugestion and idea, and i CAN make the people in my office is proudly w/ me. amin :)

When U Have A Wish to Study Abroad, What Do U Think?

Siapa sih yang engga pingin sekolah ke luar negeri? Yang jelas aku bukan salah satu dari mereka! Yah, aku ingin menimba ilmu di negara orang lain. Kenapa? Karena telah banyak bukti dan kajian nyata yang menyatakan bahwa sistem pendidikan di luar negeri memiliki keunggulan lebih. Di sini aku tidak mengatakan kalau pendidikan dalam negeri tidak bagus loh ya..
Sudah beberapa pekan ini aku melakukan percakapan dengan kenalan-kenalanku yang berasal di Korea (teman seumuran yang aku punya hanya di Korea). Aku mengajak mereka untuk membicarakan tentang pendidikan. Dan sebagian besar dari mereka ternyata mengikuti pertukaran pelajar ke America. (hmm. it is like Jang Geun Seuk and Kibum-Suju). Alih-alih aku bertanya bagaimana mereka mampu mendapatkan itu. Dan jawaban mereka pun adalah dengan mengikuti EF (Education First). Kata mereka, di sekolahnya terdapat organisasi tersebut yang dapat menyalurkan mereka untuk join in exchange student). Bagaimana dengan Indonesia? Bahkan itu pun menjadi sebuah kegiatan yang sangat Amazing.  Hingga terlalu amazing-nya banyak pelajar yang tidak berani untuk bermimpi terlalu tinggi untuk itu.

Jika aku sekarang sudah berada di tingkat terakhir di senior high school, it is imposible to join exchange student. Maka aku pernah bertekad untuk kuliah di luar negeri. Atas saran teman-temanku di Korea, mereka merekomendasikan Hanyang University karena universitas tersebut bagus dalam bidang IT, sesuai dengan jurusan di my SHS. Dan setelah aku menerima sebuah pesan dari eonni, tentang keadaan appa, aku pun harus berpikir ulang, i think that is so difficult to reach it.
First, economy of my familly is not good enough.
Second, i cant speak english or korea fluently. How i can understood the lecture?

Monday, November 21, 2011

Laporan PKL #2 -Speak Up-

Pagi ini hanya ada aku dan Hyu Sub saja di kamar kos kami karena Seong Joo sedang menginap di rumah Komandan. Sambil menyiapkan diri untuk berangkat PKL, aku membuka percakapan hari ini setelah sedikit melucu agar suasana mencair. Memang sudah menjadi tekadku untuk membicarakan hal ini, tentang perencanaan laporan magang. Sedikit flashback…

***

Beberapa bulan lalu aku mengajak teman-teman untuk share ide tentang rencana tema yang akan diangkat untuk laporan magang. Aku memulai dengan menjelaskan secara rinci rencana yang ada di fikiranku. Begitu selesai, muncul beberapa pertanyaan dari Seong Joo untuk detail dari ideku. Setelah menjelaskan beberapa point, barulah aku bertanya kepada Seong Joo apa rencananya. Tahu bagaimana jawabannya? “Hmm,, ya ada lah. Tapi masih aku coba-coba dulu, Yoo”. Spontan aku menjawab “Oh, aku kira kita butuh share tentang hal ini. Mengingat kita adalah teman 1 PKL. Tapi ya sudahlah jika kamu engga mau.”. Aku memasang wajah acuh dan tentu saja masih terlihat kecewa karena berawal dari mereka berdua membuka-buka file sketch laporanku dan sekarang melihat reaksinya.
“Yoo, maaf. Kamu tersinggung ya?” tanya Seong Joo.

“Hmm, engga tau. Sedikit kecewa. Aku hanya ingin mengajak saling share, mungkin saja diantara kita bisa saling melengkapi. Aku tahu aku tidak cukup banyak ilmu, maka dari itu aku butuh kalian untuk memberiku pendapat. Dan berharap aku juga dapat membantu kalian dalam perencanaan ini”, jawabku secara blak-blakan. Aku memang selalu begitu, jika merasakan sesuatu yang sekiranya harus aku bicarakan agar dapat memperbaiki keadaan atau mungkin aura negatif yang dapat menciptakan prasangka buruk atau kesalahpahaman.

Mendengar penjelasanku, sepertinya Seong Joo mulai mengerti maksud baikku. Dan mulailah dia sedikit menjelaskan apa rencananya. Aku hanya mendengarkan dan tidak memberikan komentar apapun. Toh juga awalnya dia memang tak butuh pendapatku kan? Aku hanya tersenyum dan memendam rasa kecewa serta heran. Biarlah segala ide yang aku ungkapkan dan tips-tips yang sudah aku berikan ke mereka menjadi suatu amal.

***

Aku mengungkapkan segala yang ada di pikiran dan hatiku kepada Hyu Sub. Hanya persoalan diantara kami berdua. Agar saling introspeksi diri dan menghindarkan kesalahpahaman. Dan dengan begini aku mengetahui mengapa Hyu Sub juga membuat suatu program yang sama denganku lagi setelah Flash.

“Eh Yoo, jika akan membuat laporan tentang program apakan Xamp juga harus dijelaskan cara penginstalannya?” tanya Hyu Sub.

“Aku tidak. Aku akan membuat batasan pembahasan yang akan lebih fokus ke hal lain” jawabku.

“Hey, kamu juga akan membuat program?” tanyaku.

“Ya. Kenapa?” jawab Hyu Sub.

“Hah? aku juga. Karena aku pikir kamu akan membuat animasi Flash. Aku ingin membuat sesuatu yang berbeda dari kita bertiga”, jelasku.

“Loh, aku juga beralih ke program karena aku rasa kamu sedikit bagaimana ketika aku akan membuat animasi. Aku juga bilang begini ke Seong Joo”, jawabnya.

Aku tak tahu mengapa Seong Joo tak menyampaikan hal ini kepadaku. Jika memang dia tidak enak kepadaku, apakah dia lebih merasa nyaman dengan adanya kesalahpahaman diantara Hyu Sub dan aku?
“Ya sudahlah, memang tak dapat dipaksakan. Jika memang kita bertiga akan membuat sebuah program, ayo kita kerjakan bersama-sama. Saling melengkapi dan saling bantu. Aku harap tak ada kata saingan di antara kita.”, kataku mengakhiri percakapan serius untuk obrolan pagi.

***

Dan sekarang aku harus lebih berjuang! Informasi baru lagi dari Kisame, ternyata kita tidak perlu membuat presentasi untuk laporan ini.

Semoga saja semua dapat dikerjakan bersama. Semoga tak ada buruk sangka diantara kami bertiga. Amin.

Sunday, November 20, 2011

Kreatifitas = Bebas = Sesuka hati?

Bisa iya, bisa juga tidak. Loh, kok gitu?

Oke, seperti halnya fotografi yang dibagi menjadi beberapa golongan seperti fotografi sebagai kegemaran, sebagai pelengkap, sebagai mata pencaharian, fotografer jurnalistik, fotografer fine art, dan fotografer komersial. Begitu juga untuk sebuah kreatifitas.

Kreatifitas merupakan suatu hal yang akan dibutuhkan everywhere, everytime.  Right? Yah, dalam seni potret, seni lukis, seni tari, seni masak, seni berbicara, seni mengerjakan ujian, atau bahkan seni berbohong. Ups…! :p Hahaha. Bahkan berbohong pun merupakan seni? *begitulah.jaman.sekarang*.

Di sebuah perusahaan akan dibutuhkan pembuatan company identity, misalnya. Di sini dibutuhkan kreatifitas, bukan? Atau dalam melukis ketika kita ingin mengungkapkan emosi kita? Dua hal tersebut sama-sama membutuhkan kehadiran kreatifitas. Jika keatifitas tidak muncul, mungkin tak jarang semua orang akan pergi ke toilet, duduk di closet, mengeluarkan “sesuatu”, dan… taraaaa! cling! muncullah ide untuk berkreatifitas. Are you like that, guys? // Tidak? // Baik-baik! aku ralat. Tidak semua orang, mungkin hanya sebagian kecil orang saja. Nah, di sinilah bedanya. Kreatifiatas ketika akan melukis mengungkapkan kreatifitas itu is FREE!!! Tak ada batasan. Dibandingkan ketika kita diamanatkan untuk membuat company identity, sekreatifitasnya kita, pasti akan mendapat koreksi dari  sang BIG BOSS. Kita harus menuruti semua keinginannya, menuruti permintaanya.

Like me now!

Wednesday, November 16, 2011

Nugroho, Selamat Jalan Teman Kecilku… #2 kabar duka#

Baru saja aku menerima pesan dari teman SD-ku, Devi dan Setyawan, yang mengabarkan bahwa teman kami, Nugroho, telah tiada. Ya, pagiku disambut berita duka. Dan itu sangat membuatku kalang kabut. Bingung dan sedih. Saat mengundangnya ke reuni SD bulan Juni lalu, aku tak sempat ikut ke rumahnya, para cowok saja yang ke sana. Dan sekarang pun, aku tak dapat menghadiri pemakamannya. Aku menyesal. Empat tahun bersama, meski aku baru bertemu dengan alm. Nugroho di tingkat 4 SD, dan hingga sebelum ia pergi kami belum bertemu lagi hingga aku berusia 18 tahun. Yang sangat aku sayang kan adalah ia harus menghadap Allah akibat kebiasaannya “mayak”, yah, minum minuman keras. Aku benar-benar tak menyangka. Ia tiada sebelum memperbaiki kesalahannya. Semoga saja ia diterima di sisi Allah dan keluarganya diberi ketabahan dan kekuatan. Amin.

Aku memang tak berkesempatan menghadiri pemakamannya, aku hanya dapat memberitahu teman -teman SD yang lain, dan aku harap untuk teman-teman yang lain hal ini dapat menjadi suatu pelajaran.

***Tujuh tahun yang lalu***

“Ayo pulaaang!!” seru segerombolan anak kecil tingkat 5 SD Kalkid dengan riang usai mengikuti ekstrakulikuler komputer.
“Jajan dulu yok!”, ajakku kepada teman-teman cewek yang sudah bersiap membawa tas untuk keluar dari ruangan itu.
Kami pun berjalan menuju penjual-penjual jajanan kecil di luar sekolahan.
Plak!
“Aihh!!! Menuuuuugg GILAAA!!!”, teriakku sambil mengejar anak bertubuh kurus dan hitam itu, ya, Nugroho yang melarikan diri setelah menapok pantatku.
“Hahahahahhaa… maaf maaf!”, teriak Nugroho sambil terus berlari hingga akhirnya berhenti karena aku menyerah untuk tidak mengejarnya lagi. Kecepatannya berlari melebihi kemampuanku.
Nugroho, anak penjual tahu gimbal yang menjadi favoritku dan kakak-kakakku. Dia memang anak yang usil. Bahkan ketika kami sama-sama pergi ke masjid tepat sebelah rumahnya untuk mengaji atau terawih di bulan puasa pun ia tak jarang mengganggu anak-anak lain. Dia memang hiperaktif. Tak dapat diam walau hanya sebentar.

###Selasa, 15 Oktober 2011###

Hari ini targetku untuk menyelesaikan beberapa poin tugas tambahan untukku, agar aku dapat segera menyelesaikan laporan magangku. Namun di tengah konsentrasiku, aku mendapat kabar duka LAGI! Kali ini anak dari guru Network Support-ku yang baru saja menikah.
“Sssstss, Mo!”, panggil Hyu Sub dengan bisik-bisik tak mau mengganggu sang programer.
“Napa?”, tanyaku ikut-ikut berbisik.
“Nih”, Hyu Sub menyerahkan handphone-nya kepadaku, menunjukkan sms dari adek kelas kami.
“Innalillahiwainnailihirojiun…”, spontan aku berkata setelah membaca pesan itu.
“Mbak, anaknya pak Agus S meninggal. Ini guru-guru masih layat ke sana”
Aku shock!! Baru saja aku akan menulis cerita tentang kepergian Nugroho. Dan sekarang aku mendapat berita duka lagi dari guru jurusanku. Dan kali ini aku tak dapat menahan air mataku setelah membaca balasan pesan dari pak Agus.
“Ya Allah, terimalah sahabat hamba, Nugroho, dan anak dari guru hamba, pak Agus di sisi-Mu. Ampuni segala dosanya dan tabahkan serta kuatkan keluarganya. Sesungguhnya mereka adalah saudara hamba yang baik hati. Amin”

Thursday, November 3, 2011

New Partner

Tambah saingan lagi ??!!!!!! Masya Allah…

Kali ini engga tau kenapa pihak kantor menerima anak magang lagi. Dan itu adalah sesuatu yang mengejutkan! kenapa tidak pada saat kami sudah selesai magangnya?? Kalo begini bisa-bisa pertempuran benar-benar di mulai! Dan persaingan pun akan terjadi di sini. Memang tak dapat dipungkiri, perguruan kami memang selalu bersaing dari dulu sampai sekarang. Ini membuat kepalaku nyut-nyutan kalo kamu ingin tau.
Dan apa yang bisa menjadi jalan keluar untuk dapat tetap menjadikan perguruan kami nomer 1?
Itu semua tergantung dari aku dan 2 orang temanku. Kami harus memiliki bakat lebih dari perguruan lawan. Meski tidak dapat dipungkiri bahwa perguruan lawan lebih efektif dalam masa KBM. Dan sepertinya, aku harus segera mendapatkan software yang sudah aku inginkan beberapa hari lalu agar aku pun tak kalah saing dengan mereka! Buku atau tutorial pun juga mungkin perlu dibeli. Andai saja mas Suit-suit tak berubah sikap denganku.. -__-

Ya Allah, baru beberapa jam aku menikmati dapat menaklukkan rival intern, dan sekarang mendapatkan kabar bahwa akan bertambah lagi..Semoga seminggu ini benar-benar dapat hamba efektifkan untuk belajar berkualitas, ya Allah… Amin. :(

Wednesday, November 2, 2011

Berpikir Cerdas di Tengah Keterbatasan

No software, not support spec laptop, but not give up.
It’s me, now !
Oke, aku memang tidak punya sesuatu yang wajib dan biasa digunakan oleh orang-orang yang memiliki tuntutan sepertiku. Mendesign 2D dan 3D. Stop motion and continue motion. Aku memang pemula. Aku memang seseorang yang memiliki kemampuan terbatas saat ini dan bermodal nekat. Tapi ketika aku berada dalam situasi seperti ini (pemula yang dipercaya oleh atasan),

I’m READY !

Yah, aku siap untuk mencari jalan keluar. Aku siap mengalihkan sesuatu yang menjadi batu sandunganku dalam melaksanakan tugas. I’m READY !!
Jika semua adalah sebuah persaingan, akan ku siapkan senjata dan mental. Dan aku akan merubah keadaan itu. Kembali ke kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Sebagai seorang yang menyadari bahwa dirinya membutuhkan orang lain. HARUSNYA, dengan begitu mereka akan dengan senang hati memberikan bantuan kepada orang lain kan?

Jalan Itu Semakin Terbuka :)

Allah memang Maha Adil. :) Alhamdulillah, dari sekian banyak hal yang menawarkanku untuk menyerah, ternyata masih ada jalan untuk menuju ke titik terang itu.

_tapi, pasti hari sabtu akan dilakukan evaluasi lagi. sedangkan aku baru akan mendapatkan software” itu hari minggu. harus bagaimana?

Tuesday, November 1, 2011

Hawa Aneh

Mendadak dingin, gemeteran. Bener kata mbak vivi. Jangan berburuk sangka.

Kata pak Mario Teguh : Orang akan bekerja ketika dimarahi, maka dia akan dimarahi terus.
#bukan arti sebenernya.

Tekad ku semakin bulat! Dan bebanku semakin berat. Tuntutan pun semakin kuat.
Small Cute Hot Pink Pointer