Sunday, November 20, 2011

Kreatifitas = Bebas = Sesuka hati?

Bisa iya, bisa juga tidak. Loh, kok gitu?

Oke, seperti halnya fotografi yang dibagi menjadi beberapa golongan seperti fotografi sebagai kegemaran, sebagai pelengkap, sebagai mata pencaharian, fotografer jurnalistik, fotografer fine art, dan fotografer komersial. Begitu juga untuk sebuah kreatifitas.

Kreatifitas merupakan suatu hal yang akan dibutuhkan everywhere, everytime.  Right? Yah, dalam seni potret, seni lukis, seni tari, seni masak, seni berbicara, seni mengerjakan ujian, atau bahkan seni berbohong. Ups…! :p Hahaha. Bahkan berbohong pun merupakan seni? *begitulah.jaman.sekarang*.

Di sebuah perusahaan akan dibutuhkan pembuatan company identity, misalnya. Di sini dibutuhkan kreatifitas, bukan? Atau dalam melukis ketika kita ingin mengungkapkan emosi kita? Dua hal tersebut sama-sama membutuhkan kehadiran kreatifitas. Jika keatifitas tidak muncul, mungkin tak jarang semua orang akan pergi ke toilet, duduk di closet, mengeluarkan “sesuatu”, dan… taraaaa! cling! muncullah ide untuk berkreatifitas. Are you like that, guys? // Tidak? // Baik-baik! aku ralat. Tidak semua orang, mungkin hanya sebagian kecil orang saja. Nah, di sinilah bedanya. Kreatifiatas ketika akan melukis mengungkapkan kreatifitas itu is FREE!!! Tak ada batasan. Dibandingkan ketika kita diamanatkan untuk membuat company identity, sekreatifitasnya kita, pasti akan mendapat koreksi dari  sang BIG BOSS. Kita harus menuruti semua keinginannya, menuruti permintaanya.

Like me now!

No comments:

Post a Comment

Small Cute Hot Pink Pointer