Monday, February 25, 2013

Eonni

border_line 
Dibanding aku dan kedua kakakku yang lain, kami sepakat bahwa Debby eonni dapat dikatakan paling beruntung. Semua permintaan eonni selalu dapat terwujud tanpa banyak babibu (basa-basi). Apa yang diinginkan eonni selalu terlihat mulus. Ayah dan Ibu pun mengakui hal tersebut. Pernah iri? Siapa? Aku? Enggaklaaah, enggak pernah :) #Senyumpalingmanis
Hmm sebenarnya sih hampir. Catat yaaa HAMPIR. Terus rasa cuekku pasti lebih ngalahin dari rasa iriku itu. Muehehe.
Namun, belakangan ini, pasca aku mulai mendekati kakakku untuk menasihatinya (karena ada satu hal yang menjadi masalah di dalam keluarga kami), aku mulai merasakan ada suatu tekanan yang dirasakan eonni. Dengan keadaan kedua kakakku dan aku sudah bekerja (alhamdullillah) dan tinggal eonni saja yang masih kuliah (tinggal menyelesaikan skripsi tahap akhir), ada perkataan dari pacar eonni yang masih terngiang. Eonni pengangguran. Padahal kan eonni tinggal nunggu panggilan sidang dari dosen. Yah, aku memang
masih mau jalan semester dua, namun aku pun juga bekerja di pagi harinya.
Kalau dipikir-pikir, pacar eonni seharusnya tidak berbicara seperti itu. Aku juga pernah nganggur dua bulan lebih di saat semua teman-temankuu sudah mendapatkan pekerjaan, terlebih lagi memikul almamater sekolah yang dikenal bagus. Aku pun juga pernah merasa tertekan. Namun semua itu adalah proses kan? Masa sekarang pun juga dialami oleh eonni. Proses. Yah, biar bagaimana pun juga, aku akan tetap membantu eonni, untuk menyemangatinya. Dan suatu kepuasanku adalah dengan adanya peristiwa ini eonni lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Alhamdulillah. ^^
border_line

No comments:

Post a Comment

Small Cute Hot Pink Pointer